Tokoh Sentral di Balik Legalitas Judi Online di Indonesia

Tokoh Sentral di Balik Legalitas Judi Online di Indonesia

Tokoh Sentral di Balik Legalitas Judi Online di Indonesia  – Tokoh sentral yang berdiri di balik legalitas judi online di Indonesia, khususnya Jakarta adalah sang gubernur legenda, Ali Sadikin yang berkuasa dari tahun 1966 sampai 1977. Berkuasa selama 10 tahun dan membangun Jakarta semasa kepemimpinannya, banyak jasa bang Ali dalam membangun Jakarta. Menariknya adalah sebagian besar sumber dana pembangunan itu berasal dari dunia perjudian darat.

Dulu permainan judi online belum diperkenalkan sehingga lebih banyak orang Indonesia bermain judi di bandar-bandar darat. Biasanya mereka bermain dengan nilai taruhan kecil-kecilan saja atau bermain tanpa tujuan bertaruh, melainkan hanya untuk bersenang-senang saja. Pemain terdiri dari berbagai kalangan, dari mulai kalangan bawah sampai dengan kalangan atas atau para elite politik sekalipun.

Asal-usul dan Keluarga Ali Sadikin

Gubernur Ali Sadikin memiliki nama lengkap berikut gelar sebagai Letnan Jenderal TNI purnawirawan Ali Sadikin. Beliau dilahirkan di Sumedang, Jawa Barat pada tahun 1926 silam tepat di tanggal 7 juli. Letjen Ali Sadikin merupakan seorang anak yang terlahir dari pasangan bangsawan tanah Sunda, yakni Raden Sadikin dan Itjih Soekarsih Sadikin. Sebagai gubernur DKI Jakarta ke-9, Ali Sadikin menjabat 2 periode.

Terhitung dari tahun 1966 sampai dengan 1977, Ali Sadikin sebagai pelopor legalitas judi online di Indonesia dipasangkan dengan Rade Haji Atje Wiriadinata sebagai wakilnya. Jabatannya sebelum menjabat sebagai gubernur Jakarta adalah Letnan Jenderal KKO-AL atau Korps Komando Angkatan Laut. Di samping itu juga ia pernah menyandang 2 jabatan menteri pada periode trikora yang dipimpin Soekarno.

Tokoh Sentral di Balik Legalitas Judi Online di Indonesia

Ali Sadikin sebagai Pelopor Kemajuan PSSI

Sejarah menyatakan bahwa cikal bakal legalitas judi online di Indonesia pada masa kepemimpinan Ali Sadikin banyak memberikan bukti di bidang olahraga. Hal itu agaknya tidak terlepas dari jabatan yang pernah disandang bang Ali sebagai ketua PSSI di antara tahun 1977 sampai dengan 1981. Istri bang Ali sendiri berprofesi sebagai dokter gigi yang kita kenal sebagai Nani Sadikin, beliau wafat tahun 1986.

READ  Asyiknya Main Judi Bola Online Bersama Teman Anda

Pasca meninggalnya Nani Sadikin, di tahun-tahun yang sudah lebih agak tenang, bang Ali memutuskan untuk menikah lagi dengan seorang wanita bernama Linda Mangan. Dari pernikahan sebelumnya bersama Nani Sadikin, bang Ali dikarunia lima orang anak dan semua adalah anak laki-laki. Takdir menjemput bang Ali untuk berpulang selamanya bertemu sang istri pertama pada tahun 2008 pasca berjuang melawan penyakit ginjal.

Karir dan Jabatan Ali Sadikin

Selama hidup, tercatat lima jabatan yang pernah dijalani oleh sang pelopor legalitas judi online di Indonesia, bang Ali Sadikin. Jabatan pertamanya adalah deputi kepala staf angkatan laut pada saat kabinet kerja tahun 1959 sampai dengan 1963. Jabatan keduanya adalah menteri perhubungan laut cabinet kerja pada tahun 1963 sampai dengan 1966 silam. Tak lama, ia menjabat lagi sebagai menteri kemaritiman.

Tahun 1964 sampai 1966 bang Ali menjabat sebagai menteri koordinasi kemaritiman cabinet dwikora selam dua kali dijalankannya kabinet tersebut. Kemudian yang paling umum menjadi pengetahuan semua orang adalah ia menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta selama 2 periode, yakni tahun 1966 sampai dengan 1977. Terakhir adalah jabatannya sebagai ketua PSSI semenjak tahun 1977 sampai 1981.

Sang gubernur yang menorehkan banyak sisi positif dalam hal pembangunan dan olahraga ini diberikan penghargaan pada masa kepemimpinan Megawati Soekarno Putri tahun 2003 lalu. Pemberian penghargaan itu ialah sebagai bintang mahaputra adipradana. Seperti itulah cerita singkat profil di balik legalitas judi online yang seharusnya eksis.